logo

Kevin Tersingkir,  Maia: Kualitas Dikalahkan Popularitas

Kevin Tersingkir,  Maia: Kualitas Dikalahkan Popularitas

Kevin dan Maia. (Ist)
15 Februari 2018 04:06 WIB

Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Untuk bisa bertahan lama di panggung spektakuler Indonesian Idol 2018, ternyata tak sepenuhnya ditentukan oleh kualitas suara kontestan. Meski seorang kontestan punya kualitas suara mumpuni, namun kalau hasil voting masyarakat kalah bersaing dengan kontestan lain, ya sudah... ke laut deh!

Memang, fenomena yang berkembang dalam pemilihan idol, banyak warga masyarakat Indonesia tak memilih seorang kontestan berdasarkan kualitas suara atau penampilannya. Namun yang terjadi, masyarakat  lebih suka memilih jagoannya sendiri berdasarkan selera fanatisnya. 

Biasanya latar belakang yang sama atau semangat kedaerahan (berasal dari daerah yang sama, misalnya), akan sangat menentukan pilihan masyarakat terhadap seorang kontestan.

 Jadi, meski seorang idol punya keunggulan tertentu namun jangan terlalu berharap mampu menang atau lolos ke babak berikut. Pasalnya, nasib seluruh kontestan ditentukan oleh voting masyarakat Indonesia, baik melalui SMS dan online.

Saat konferensi pers, Maia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil tersebut. Masalahnya, di matanya, Kevin adalah kontestan yang memiliki karakter suara yang sangat kuat.

"Kekuatan Kevin adalah, misalnya bikin lagu, nyanyi gitu, kita langsung tahu ini suara Kevin. Dia mempunyai kekuatan karakter yang cepat diingat bahwa itu suaranya dia. Vokalnya belum dimiliki Indonesia sama sekali," kata Maia. 

"(Jadi), hasilnya adalah Kualitas dikalahkan Popularitas,"kata Maia yang diiyakan juri lainnya. ***