logo

Sukri Ditawarkan Pemerintah Untuk Tambal Defisit APBN 2018

Sukri Ditawarkan Pemerintah Untuk Tambal Defisit APBN 2018

Ilustrasi
14 February 2018 23:54 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id -JAKARTA: Harga SUN benchmark melemah 10 – 75 bps setelah pengumuman hasil lelang dimana pemerintah berhasil menyerap IDR 21 Triliun dari total incoming bid sebesar IDR 45.85 Triliun.

Berdasarkan data DJPPR, kepemilikan asing terhadap SBN per 12 Februari 2018 tercatat turun IDR 14.24 Triliun sejak awal bulan menjadi IDR 855.53 Triliun atau ekuivalen dengan 40.62% dari total outstanding SBN.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan melakukan penawaran sukuk negara ritel (sukri) mulai 21 Februari hingga 16 Maret 2018 mendatang.

Penerbitan ini merupakan salah satu bagian dari pembiayaan untuk menutup defisit anggaran dalam APBN 2018.

Pada tahun 2017 lalu, Pemerintah hanya berhasil menjual SR09 senilai IDR 14.03 Triliun atau kurang dari target indikatif awal IDR 20 Triliun.

Rendahnya penjualan sukri tahun lalu sejalan dengan rendahnya imbal hasil yang ditawarkan yaitu sebesar 6.9%

Harga pasar spot hari ini Rabu, (14/2/2018) adalah:

USD/IDR: 13640/13655

EUR/IDR: 16848/16888

JPY/IDR: 126.64/126.80

GBP/IDR: 18935/18965

AUD/IDR: 10715/10740

SGD/IDR: 10315/10335

CHF/IDR: 14588/14610

CNY/IDR: 2135/2167