logo

Polres Jayawijaya Amankan Dua Mobil Diduga Memobilisasi Massa Untuk Kegiatan Politik

Polres Jayawijaya Amankan Dua Mobil Diduga Memobilisasi Massa Untuk Kegiatan Politik

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba
14 Februari 2018 23:46 WIB

Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - WAMENA :  Kapolres Jayawijaya  AKBP Yan Pieter Reba, mengatakan, Kepolisian Resor Jaya wijaya mengamankan dua unit kendaraan dinas roda empat milik salah satu pemerintahan kabupaten di pegunungan Papua terkait dugaan mobilisasi massa untuk kegiatan politik.

Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (14/2/2018), mengatakan bahwa pihaknya masih menahan dua unit kendaraan dinas tersebut.

"Dua kendaraan itu sudah diubah warnanya menjadi kuning untuk kepentingan operasional," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan kendaraan yang masih berpelat merah itu pada saat demonstrasi di DPRD Kabupaten Jayawijaya.

"Saya masih menunggu Kepala BPKAD untuk mengonfirmasi tentang data kendaraan tersebut," katanya.

Ketua Panwas Jayawijaya Freddy Wamo mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat agar tidak ada kendaraan dinas untuk kegiatan politik pada tahun 2018 dan 2019.

"Motor tua atau mobil pelat merah kalau dipakai itu tetap jadi temuan dan akan ditindak. Itu tidak boleh digunakan untuk kegiatan kampanye politik," katanya.

Staf Ahli Bupati Jayawijaya Paulus Sarira, perwakilan pemerintah yang hadir pada kegiatan deklarasi aksi tolak dan lawan politik uang dan politisasi suku ras dan agama (SARA) yang diselenggarakan oleh panwas, mengatakan bahwa peraturan Kemenpan-RB sudah jelas bahwa ASN tidak boleh terlibat kegiatan pilkada.

"Ada sanksinya dan khusus untuk pemerintah di Kabupaten Jayawijaya. Kami sudah membuat surat edaran kepada seluruh ASN sampai ke lapisan bawah untuk tidak terlibat politik praktis, menjaga netralitas, termasuk larangan untuk penggunaan fasilitas pemerintah," katanya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto