logo

Mesin Politik Parpol Pengusung Ganjar-Yasin Tancap Gas

 Mesin Politik Parpol Pengusung Ganjar-Yasin Tancap Gas

Ganjar Pranowo dan Gus Yasin
14 Februari 2018 14:55 WIB

Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Seusai pengambilan nomor urut, koalisi partai pengusung pasangan Ganjar Pranowo–Gus Yasin langsung tancap gas dengan memantapkan soliditas dalam upaya pemenangan.

Kelima parpol pengusung Ganjar-Yasin, adalah PDI Perjuangan, PPP, Partai Golkar, Nasdem, dan Partai Demokrat. Kelima parpol tersebut masing-masing kini telah melakukan konsolidasi dan siap menggerakkan mesin politiknya sampai ke berbagai pelosok daerah.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto, mengatakan pihaknya sudah melakukan konsolidasi barisan.

“Kami sudah membentuk tim kampanye dan sepakat membuat posko pemenangan,” katanya, seusai Rapat Koordinasi Parpol Pengusung Ganjar-Yasin di Semarang, Selasa (13/2/2018) malam.

Ketua Tim Kampanye Ganjar-Yasin dijabat Bambang Haryanto Baharudin, yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng. Sekretaris dijabat Abdul Syukur (PPP), dan Bendahara Agustina Wilujeng (PDI Perjuangan). Sedang para ketua parpol pengusung duduk di dewan pengarah.

Menurut Bambang, strategi kampanye belum disiapkan secara khusus, sebab pihaknya juga melihat pergerakan lawan.

“Kampanye tidak bisa bergerak di ruang kosong. Gerakan lawan akan berpengaruh ke gerakan kita, begitu juga sebaliknya. Yang penting kami sudah konsolidasi masing-masing pasukan,” ujarnya.

Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie, menjelaskan dalam rapat tersebut disepakati pihaknya akan memakai kampanye yang menyenangkan masyarakat.

“Kami sepakat menghindari hal-hal yang sifatnya black campaign karena bisa jadi bumerang," papar Ketua Komisi A DPRD Jateng tersebut. PPP sendiri akan menggerakkan struktur partai hingga tingkat Dusun.

Targetnya mengamankan 1.400.000 suara hasil pileg 2014. Selain itu, ada jalur santri yang punya hubungan baik dengan pondok pesantren. Mereka sudah bergerak aktif dengan berkunjung ke pesantren dan kiai.

Partai berlambang Kabah ini juga akan melakukan pendekatan ke kalangan nahdliyin. Sebab dari hasil kajian, ada minat yang tinggi dari warga NU terhadap figur Yasin yang mewakili pesantren.

“Jumlah nahdliyin di Jateng ada sekitar 7-8 juta warga. Tentu ini potensial,” ungkapnya. ***

Editor : Laksito Adi Darmono