logo

Haram, Perayaan Valentine Di Aceh Besar

Haram, Perayaan Valentine Di Aceh Besar

Foto: Ist
13 Februari 2018 21:50 WIB

Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Perayaan hari Valentine di wilayah Aceh Besar dilarang. Larangan itu dikeluarkan Bupati Aceh Besar Marwadi Ali melalui surat edaran Nomor 451/882/2018 yang ditujukan untuk camat, kepala sekolah, dan pengelola hotel atau restoran di Aceh Besar. Surat edaran tersebut telah beredar melalui media sosial, Selasa (13/2/2018).

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan perayaan hari Valentine yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari adalah budaya yang bertentangan dengan Syariat Islam. Perayaan Valentine juga dianggap bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, serta Qanum Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam di Bidang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam.

"Dan haram hukumnya untuk dilaksanakan," demikian penggalan dalam surat edaran tersebut.

Marwadi mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Besar agar tidak merayakan hari Valentine. Ia juga mengimbau jika terjadi pelanggaran dalam bentuk apa pun untuk dilaporkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (WH) atau pengawas pelaksanaan Syariat Islam.

Satpol PP, camat, serta WH Kabupaten Aceh Besar diharapkan untuk mengawasi setiap kegiatan yang melanggar syariat islam, adat istiadat, dan norma masyarakat Aceh.

Surat edaran tersebut, juga meminta seluruh guru dan orangtua untuk mengawasi siswa maupun anak-anak untuk tidak merayakan hari Valentine.

Lebih lanjut, mengharapkan peran serta teungku, ustaz serta da'i untuk menyampaikan tentang bahaya perayaan hari Valentine di setiap tausiyahnya.

Sebelumnya, Marwadi Ali juga melarang waria untuk mengelola salon di wilayah Aceh Besar. Selain itu, Mawardi pernah mengirimkan surat ke sejumlah maskapai yang beroperasi dan singgah di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, tentang aturan baru berbusana bagi pramugari.

Mawardi mengimbau pramugari yang beragama Islam menggunakan hijab. Imbauan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, dan mulai diberlakukan 18 Januari silam. ***