logo

Ubud Food Festival 2018 Akan Dimeriahkan Koki-Koki Internasional

Ubud Food Festival 2018 Akan Dimeriahkan Koki-Koki Internasional

ubud food festival 2018, wisata kuliner, wisata bali, kemenpar, menpar arief yahya
13 Februari 2018 17:22 WIB

Penulis : Suki Serocksia

SuaraKarya.id - UBUD: Ubud Food Festival 2018 akan berlangsung mulai 13-15 April mendatang. Festival tersebut akan hadir dengan menyajikan masakan-masakan dari koki terkenal dalam dan luar negeri.

Ubud Food Festival (UFF) 2018 akan mengeksplorasi total keanekaragaman kuliner di pulau yang baru saja dinobatkan sebagai yang terindah di dunia versi Tripadvisor itu. Festival kuliner tahunan di Ubud akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

"UFF menghadirkan berbagai acara kuliner yang dapat membuat para pengunjungnya berkumpul untuk makan, minum, berpesta, dan saling berbagi ilmu seputar kuliner," kata Founder & Director UFF, Janet DeNeefe pada Senin (12/2/2018).

Figur kuliner ternama seperti Sisca Soewitomo, Chef Marinka, dan Andrian Ishak akan hadir di UFF 2018. Selain itu, koki-koki ternama internasional juga hadir. Di antaranya Rishi Naleendra (Sri Lanka), Sam Aisbett (Singapura) dan Jun Lee (Korea).

"Ini baru pengumuman tahap awal. Untuk nama chef yang akan hadir bisa bertambah. Tapi yang jelas, akan ada banyak hal-hal lezat yang akan kami hadirkan pada bulan April mendatang,” kata Janet menambahkan.

Master-master masak dunia juga sudah mendengar pelaksanaan Ubud Food Festival. Salah satunya Eelke Plasjmeijer dari Locavore yang baru-baru ini masuk dalam jajaran 50 restoran terbaik di Asia, dan ahli dessert New York City, Will Goldfarb dari Room 4 Dessert.

Figur di balik institusi Ubud, Mozaic, Chris Salans, Nic Vanderbeeken dari CasCades Restaurant, Will Meyrick dari Hujan Locale, dan beberapa nama lainnya, sudah memberikan apresiasi dan akan hadir di acara yang digelar untuk kali keempat iu.

Selain dihadiri bintang kuliner, acara itu juga akan dimeriahkan dengan special events dalam diskusi Think, Talk, Taste yang berkolaborasi dengan beberapa chef dunia. UFF 2018 akan dihadiri lebih dari 100 juru masak di penjuru Indonesia dan negara-negara lain.

Janet berharap semua orang yang datang ke UFF dapat merasakan petualangan kuliner yang seru dan nikmat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, UFF juga menjadi tempat menggali ilmu kuliner dari mereka yang ahli di bidangnya di beberapa sesi Masterclass.

"Makanan Indonesia sekarang sudah berkelas internasional dan tradisi serta figur kulinernya juga di atas ranah internasional," kata  Janet melanjutkan.

Dalam tiga hari pelaksanaan, Ubud Food Festival juga dipadati program-program seperti diskusi seputar makanan, demo memasak, pemutaran film, pertunjukan musik dan masih banyak lagi. Daftar lengkap nama-nama yang akan menjadi pembicara beserta jadwal program akan diluncurkan pada pertengahan bulan Februari di www.ubudfoodfestival.com.

Apresiasi disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya, kuliner merupakan produk budaya yang sudah lama teruji dan turun temurun mempengaruhi tradisi selera lidah orang Bali. Portofolio produk pariwisata Wonderful Indonesia ada tiga, Alam (Nature) 35 persen, Budaya atau Culture 60 persen, dan Buatan Manusia (Man Made) lima persen. Sedangkan kuliner ada di kolom budaya.

"Kuliner itu sekitar 30 dari 60 persen portofolio budaya. Jadi angkanya memang sudah tersebar,"  kata Arief. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto