logo

Selingkuhi Stafnya Hingga Hamil, Wakil PM Australia Minta Maaf

Selingkuhi Stafnya Hingga Hamil, Wakil PM Australia Minta Maaf

Wakil PM Australia Barnaby Joice. (ist)
13 Februari 2018 12:45 WIB

Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - CANBERRA: Wakil Perdana Menteri Australia Barnaby Joyce secara terbuka mengakui mantan stafnya Vikki Campion sebagai pasangan selingkuhannya. Namun dia bersikukuh menampik tudingan bahwa hubungan pribadi mereka berlangsung saat Campion masih bekerja di kantornya.

Campion sendiri kini dikabarkan tengah mengandung anak hasil hubungan gelapnya dengan Joice.

Dalam pernyataan singkat di luar gedung Parlemen, Selasa (13/2/2018), Joyce meminta maaf kepada keluarganya dan pemilih di daerah pemilihannya.

"Saya ingin sampaikan kepada Natalie saya sangat menyesal, kepada anak-anak perempuanku betapa saya sangat menyesal ... kepada Vikki Campion betapa menyesalnya saya sehingga dia terseret dalam masalah ini," katanya.

Pernyataan Joyce disampaikan setelah politisi Partai Buruh yang beroposisi mempertanyakan kelayakan Wakil Perdana Menteri melanjutkan jabatannya di kabinet.

PM Australia Malcolm Turnbull akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat minggu depan dan mengonfirmasi bahwa Joyce akan menjadi pelaksana tugas Perdana Menteri.

Namun, Joyce kini bermasalah dalam urusan pribadinya dan hubungannya dengan Campion, mantan penasihat media, yang sedang mengandung bayinya.

"Pelaksana tugas Perdana Menteri adalah posisi sangat penting. Sulit dipercaya Joyce bisa bersikap adil dalam posisi tersebut mengingat gangguan yang dia hadapi saat ini," kata Jaksa Agung Mark Dreyfus dari Partai Buruh.

Senator Ian Macdonald menilai Joyce merupakan satu-satunya orang yang bisa menyelesaikan permasalahan pribadi tersebut.

Ketika ditanya apakah Joyce harus mundur sebagai Wakil PM dan pemimpin Partai Nasional, Macdonald mengatakan hal itu juga merupakan keputusan Joyce secara pribadi.

"Saya yakin dia sedang mempertimbangkan semua pilihan," katanya.

"Saya kenal dia, seperti saya, tidak ingin menghambat komitmen Pemerintah untuk mengurus Australia dengan benar," tuturnya.

Menteri Keuangan Matthias Cormann mengatakan tetap mendukung Joyce sebagai rekan dan kolega. "Saya hanya bisa bayangkan betapa menyedihkannya pemberitaan belakangan ini bagi istri dan anak-anaknya dan dalam hal ini pasangan barunya," katanya.

Kalangan media massa di Australia saat ini ramai memberitakan kasus Joyce, mengulas tingkah laku pribadinya terhadap wanita dan pengaturan urusan perjalanan dinas dan pribadinya. ***