logo

BPJS Ketenagakerjaan Masih Perlu Sosialisasi Manfaat Program Perlindungan

BPJS Ketenagakerjaan Masih Perlu Sosialisasi Manfaat Program Perlindungan

Krishna Syarif (nomor 2 dari kanan) (foto, ones)
17 Januari 2018 14:49 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

JAKARTA (Suara Karya): BPJS Ketenagakerjaan masih perlu melakukan sosialisasi dari manfaat program perlindungan yang diluncurkannya.

"Ternyata masih banyak orang yang belum memahami manfaat empat program perlindungan, yang kita luncurkan," tutur Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif, usai acara dialog dengan pihak Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (P2TKIS), di Kantor Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Dialog berlangsung setelah BPJS Ketenagakerjaan selesai menyerahkan santunan kepada Ujer, ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan atas nama Roaini. Almarhumah meninggal dunia sebelum sempat diberangkatkan ke negara penempatan.

Dialog antara BPJS Ketenagakerjaan dan PPTKIS tentang pelaksanaan manfaat program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi PMI yang telah dilaksanakan sejak Agustus 2017 lalu. Tujuannya untuk mendapatkan masukan-masukan kepada BPJS Ketenagakerjaan, guna meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya.

“Kami berharap dengan upaya kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pekerja, dapat membangun kepercayaan yang lebih baik kepada BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada mereka”, pungkasnya.

Editor : Silli Melanovi