logo

Puan: Kemajuan Iptek Harus Bisa Terwujud

Puan: Kemajuan Iptek Harus Bisa Terwujud

Menko PMK Puan Maharani. (dok.kemenko PMK)
Kemenko PMK meyakini bahwa penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi merupakan suatu keharusan.
24 October 2017 13:30 WIB

JAKARTA (Suara Karya): Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di masa depan pasti akan memiliki peranan penting yang bisa menghadapi berbagai tantangan global.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meyakini bahwa penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi merupakan suatu keharusan.

“Saya melihat bahwa tantangan yang dihadapi seluruh negara saat ini adalah pengentasan kemiskinan, penanggulangan penyakit, kekurangan pangan, dan krisis energi serta air. Ini diakibatkan salah satunya adalah karena penguasaan Ilmu pengetahuan dan teknologi yang kurang,” ujar Menko PMK, Puan Maharani di kantornya, Selasa (24/10).

Dalam mengatasi kondisi ini, Kemenko PMK menyadari bahwa diperlukan upaya gotong royong, misalnya mendorong terjadinya kolaborasi kemitraan kajian antara lembaga penelitian dan swasta atau industri.

Seperti halnya yang telah dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam model pengelolaan STP (Science and Techno Park), bisa menjadi contoh bagaimana mengelola sinergi lembaga penelitian, masyarakat, dan industri.

Dilaporkan bahwa saat ini ada sekitar 74.000 desa sedang melakukan pembangunan dan membutuhkan dukungan keahlian perencanaan, pemetaan potensi, dan road map pembangunan desa berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

“Saya harap LIPI bisa berperan dalam penguatan pembangunan desa tersebut, mengingat pemerintah telah memberikan dana desa sebesar Rp 60 triliun. Sangat disayangkan apabila pembangunan ini kekurangan kapabilitas SDM,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan menjelaskan bahwa hirilisasi hasil riset ke sektor industri merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan (Kemenristek Dikti) diharapkan bisa mengambil peran dalam membangun koneksi dengan cara memberikan iklim yang kondusif bagi kerja sama ilmuwan dan industri.

“Indonesia mempunyai peluang besar dalam pemanfaatan bidang inovasi teknologi. Pemerintah juga sudah menjalin hubungan kerja sama riset dan pengembangan iptek dengan negara-negara OKI. Saya harap, bisa menjadi pemancing untuk meningkatkan hubungan kerja sama dan mendorong kemajuan teknologi dalam negeri,” tutur Puan. ***

Laksito Adi Darmono
Wartawan Suara Karya. Email: dlaksitoadi@yahoo.com.
Editor :