logo

Tantyo Adji Terpilih Menjadi Ketua Umum DNIKS 2017-2021

Tantyo Adji Terpilih Menjadi Ketua Umum DNIKS 2017-2021

Musyawarah nasional (Munas) Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), kegiatan empat tahunan untuk menyegarkan jaringan sosial nasional, sekaligus menyegarkan pengurus pusat, sebagai wadah koordinasi lembaga dan organisasi sosial nasional.
18 September 2017 18:11 WIB

 

JAKARTA (Suara Karya): Musyawarah nasional (Munas) DNIKS 2017, yang berlangsung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (18/9) akhirnya secara aklamasi menetapkan Tantyo Adji Sudharmono sebagai ketua umum yang baru. Putra mantan Wakil Presiden RI Sudharmono SH itu terpilih untuk periode 2017 - 2021.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum terpilih memohon, agar para peserta Munas tidak sekedar berharap banyak kepada dirinya, tetapi mengajak untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam membangun kesejahteraan di Indonesia. Dalam siaran persnya, dia menyatakan kalau selama ini, dirinya tidak pernah ada niat untuk menjadi politisi, anggota DPR atau pejabat pemerintahan, apalagi menjadi ketua umum DNIKS.

Di sisi lain, dia menganggap Ketua umum DNIKS periode sebelumnya  Prof Dr Haryono Suyono adalah pengganti figur ayahnya. Sosok lain yang sangat penting dalam hidupnya saat ini, disebutkannya ialah istri tercinta Niken Indra Dhamayanti.

Dengan diberinya amanah dan kepercayaan oleh Munas VIII di Banjarmasin, yang terdiri dari pimpinan BK3S/LKKS dari seluruh Indonesia, para pimpinan Organisasi Sosial Nasional, serta para anggota DNIKS untuk menjadi Ketua Umum, dia menyebutkan dirinya siap untuk melanjutkan kerja keras dari para pendahulunya. Sesungguhnya, dalam Munas DNIKS, yang berlangsung Minggu -  Senin (17-18/9) itu muncul beberapa calon lain, seperti Dr Subiakto Tjakrawerdaja yang juga diaulat untuk menjadi Ketua Umum.

Namun, mantan Menteri Koperasi itu tidak berkenan, disebabkan banyaknya tugas yang sedang diemban. Sampai akhirnya muncul nama calon Tantyo Adji Sudharmono selaku calon tunggal. Sedangkan, untuk posisi wakil Ketua Umum DNIKS periode 2017 - 2021, dipercayakan kepada Ibu Dr Hj Dewi Motik Pramono MSi. Ibu yang satu ini juga tidak asing lagi, di berbagai bidang sosial. 

Sementara itu, dalam tulisannya sebelum Munas DNIKS 2017, Ketua Umum DNIKS periode sebelumnya, Prof Dr Haryono Suyono mengemukakan, Munas adalah kegiatan DNIKS setiap empat tahun sekali guna menyegarkan jaringan sosial nasional serta menyegarkan pengurus pusat. Dikatakannya, DNIKS sebagai wadah koordinasi lembaga dan organisasi sosial nasional.

Seperti diketahui, Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) merupakan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) TIngkat Nasional. Didirikan pertama kali tanggal 15 Juli 1970 melalui Musyawarah Nasional Badan Pembina dan Koordinasi Kesejahteraan Sosial (BPKKS).

DNIKS adalah organisasi nonpemerintah, bersifat terbuka, independen, serta mandiri. Landasan hukum saat ini adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan legalitasnya dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 72/HUK/2010 dengan tugas pokok mengkoordinasikan peran masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Di tingkat provinsi dibentuk Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) atau menggunakan nama LKKS Provinsi. Terdapat 30 BK3S/LKKS sebagai anggota atau jaringan kerja tingkat Provinsi. Di kabupaten/kota dibentuk Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) atau disebut sebagai LKKS Kabupaten/Kota. Masing-masing tingkatan LKKS bersifat otonom. DNIKS dan LKKS adalah lembaga berbadan hukum berbentuk perkumpulan.

Budi Seno P Santo
Wartawan Suara Karya sejak tahun 2005. Pernah meraih penghargaan jurnalistik M Husni Thamrin Award tahun 2008
Editor : Laksito Adi Darmono