logo

Doddy: KONI Berusaha Dapat Anggaran Minumum 1 Persen Dari APBD DKI

Doddy: KONI   Berusaha Dapat Anggaran Minumum 1 Persen Dari APBD DKI

Ketua KONI DKI Jakarta Terpilih Doddy Rahmadi Amar
Tujuh cabang olahraga (Cabor) yang WO saat RAT di Kelapa Gading, dan membuat RAT tandingan di Balai Kota DKI tetap akan mendapat perhatian yang sama dari KONI DKI. Sebab, yang WO itu pengurusnya, sementara atlet dan pelatihnya mendukung terpilihnya Doddy Rahmadi.
18 June 2017 22:51 WIB

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta terpilih Doddy Rahmadi Amar berusaha keras untuk meyakinkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Salahudin Uno , jajaran pimpinan DPRD DKI serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar mendukung penuh (backup) pendanaan pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga Ibu Kota.

Harapannya, KONI memperoleh anggaran 1 persen dari APBD DKI Jakarta. Misalnya tahun 2018, berasan APBD DKI mencapai Rp 72 triliun, maka diharapkan anggaran untuk pembinaan olahraga Jakarta mencapai Tp 720 triliun.

“Kami berharap seluruh stakeholder punya komitmen yang sama agar olahraga DKI maju, menjadi barometer pembinaan prestasi daerah lain,” ujar Doddy.

 

Menurut mantan Ketua KNPI ini, tanpa anggaran yang memadahi maka, DKI yang mentargetkan juara umum di PON XX tahun 2020 di Papua, tidak mungkin bisa terwujud.

“Omong kosong tanpa dana yang memadahi kita bisa melahirkan prestasi. Kami akan pertanggungjawabkan seluruh penggunaan dana APBD dengan professional, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Doddy bersyukur bahwa gaji dan THR untuk atlet yang sedang berlatih untuk Asia Games 2018 dan SEA Games 2019 sudah cair. “Mereka bisa ikut bersuka cita, berlebaran Idul Fitri karena gaji dan THR sudah cair,” ucapnya.

Kepengurusan KONI DKI hasil rapat anggota tahunan (RAT) di Kelapa Gading, 19 April lalu telah menerima Surat Keputusan (SK) dari KONI Pusat, sehingga, Selasa (19/6) siang akan dilantik oleh Ketua KONI Pusat Tono Suratman, disaksikan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat di Balai Agung DKI.

“Saya yakin Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Pak Anies dan Pak Sandi membackup pembinaan olahraga Jakarta. Ini untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kami di kepengurusan KONI DKI,” ujar Doddy Rahmadi Amar saat buka puasa bersama dengan wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/6).

Untuk merealisasikan target meraih juara umum PON Papua, KONi DKI telah menyusun tiga program prioritas. "Tiga program prioritas menjadi fokus pengurus seluruh cabang olahraga (cabor)," kata Dody. Ia mengatakan, program prioritas pertama yakni komitmen seluruh stakehokder dalam pembinaan seluruh atlet DKI .

 

"Pembinaan yang berkualitas sehingga atlet DKI bisa meraih medali emas. Untuk itu, butuh anggaran pembinaan minimal 1 persen dari APBD sehingga kemampuan atlet semakin bagus. Selain itu, kami akan meminta Gubernur DKI memberikan tagline seperti DKI Gemilang dan sebagainya untuk memovitasi seluruh atlet meraih juara," ujarnya.

 

Ia mengungkapkan, pihaknya juga meminta Pemprov DKI memberikan privilege atau hak/ imunitas untuk pembinaan olahraga. "Gedung GOR di Jakarta milik Pemprov DKI. Kami akan minta agar penggunaan GOR untuk pelatihan atlet digratiskan," ungkapnya. Doddy juga berharap Pemprov DKI berkomitmen membangun venue olahraga secara bertahap. "Masih banyak atlet sejumlah cabor belum memiliki tempat pelatihan sehingga terpaksa sewa," paparnya.

Yon Parjiyono
Editor : Markon Piliang
header-ad