logo

Anggaran Kementan 2018 Fokus Untuk Kepentingan Petani

Anggaran Kementan 2018 Fokus Untuk Kepentingan Petani

foto (ist)
Mentan Amran Sulaiman melakukan refocusing anggaran 2018, dengan memangkas anggaran operasional dan meningkatkan anggaran untuk sarana dan prasarana pertani.
18 June 2017 16:02 WIB

JAKARTA (Suara Karya): Anggaran Kementerian Pertanian tahin 2018 mencapai Rp 22,65 triliun. Dari total anggaran itu, sebanyak 85 persen atau senilai Rp 19,3 triliun akan digunakan untuk belanja sarana dan prasarana (sarpras) petani.

Alokasi anggaran Kementan untuk sarana dan prasarana petani terus meningkat secara signifikan. Pada tahun 2017, alokasi sarpras petani mencapai Rp 16,6 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2014 yang hanya Rp 5,4 triliun atau 35% dari total anggaran Kementan saat itu.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kementan telah melakukan refocusing anggaran," kata Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melalui rilis, Jumat (16/6).

Amran mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya alokasi anggaran Kementan lebih banyak digunakan untuk belanja operasional yang meliputi perjalanan dinas, rapat, dan rehabilitasi gedung. Namun saat ini, anggaran Kementan lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur pertanian dan pemberian bantuan kepada petani, berupa alat dan mesin pertanian, benih, pupuk, serta asuransi pertanian.

Berbanding terbalik dengan alokasi belanja sarpras petani, anggaran belanja operasional Kementan terus menurun. Pada anggaran tahun 2014 belanja operasional capai 48 persen dari total anggaran, danpada tahun 2018 mendatang, belanja operasional hanya sebesar 3 persen dari total anggaran atau senilai Rp 679 miliar.

Amran mengungkapkan bahwa peningkatan alokasi belanja sarpras petani sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Amran percaya, refocusing anggaran ini juga akan menjadi kunci keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan. "Saat ini, Indonesia telah berhasil mewujudkan swasembada beras, bawang, dan cabai. Indonesia juga diharapkan dapat swasembada jagung paling lambat tahun depan," kata Amran. ***

Laksito Adi Darmono
Wartawan Suara Karya. Email: dlaksitoadi@yahoo.com.
Editor :