logo

PKS Pertimbangkan Nama Aa Gym di Pilgub Jabar

PKS Pertimbangkan Nama Aa Gym di Pilgub Jabar

Ilustrasi
Munculnya nama Aa Gym dalam pilgub Jabar membuat PKS mencoba untuk merangkul Aa Gym
16 June 2017 07:40 WIB

BEKASI (Suara Karya): - Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar), PKS saat ini sedang melakukan kajian kembali terkait munculnya nama Aa Gym yang diusung oleh masyarakat Islam yang menginginkan Aa Gym maju dalam Pilgub Jabar.

Munculnya nama Aa Gym dalam pilgub Jabar membuat PKS mencoba untuk merangkul Aa Gym, akan tetapi PKS juga mempunyai calon yakni Ahmad Syaikhu dan juga Netty Heriawan yang saat ini masih dalam kajian DPW PKS. Tidak hanya itu, PKS juga menunggu Dedi Mizwar menentukan sikap apakah dirinya maju dari Gerindra atau PKS, karena sampai saat ini Dedi Mizwar sedang di dalami oleh Gerindra apakah Dedi Mizwar maju dari Gerindra atau dari PKS. Menurut ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh, bahwa dalam Pilgub Jabar 2018, PKS masih melakukan kajian terkait calon yang maju dalam Pilgub Jabar. Apa lagi muncul nama Aa Gym yang di dukung oleh masyarakat islam yang ada di Jawa Barat untuk maju dalam Pilgub Jabar.

"Untuk Pilgub Jabar, tingkatan DPW dan DPP sedang melakukan kajian untuk menentukan siapa yang akan maju dalam Pilgub Jabar mendatang. Apa lagi nama Aa Gym muncul dalam Pilgub Jabar dan itu langsung kita sikapi karena melihat aspirasi masyarakat Islam di Jawa Barat yang menginginkan Aa Gym maju dalam Pilgub Jabar, tetapi kita mengkebalangkangkan dua calon yang sudah mengerucut yakni Ahmad Syaikhu dan juga Netty Heriawan yang maju mewakili PKS," ujar Nuh, Jum’at (16/06).

Lebih jauh Nuh menambahkan, bahwa Pilgub Jabar PKS sangat yakin bisa merebut kembali dan menang dalam Pilgub Jabar, maka dari itu PKS sedang menghitung siapa yang akan maju dalam Pilgub Jabar 2018. Akan tetapi seperti yang sudah dikatakan, bahwa PKS mempunyai tradisi yakni melakukan survai internal terlebih dahulu siapa yang pantas untuk maju dalam Pilgub Jabar mendatang.

"Kalau dilihat, Pilgub Jabar ini calon-calon yang muncul sangatlah kuat, seperti Dedi Mulyadi, Ridwan Kamil, Dede Yusuf dan juga calon lainya, maka dari itu PKS juga tidak akan main-main dalam Pilgub Jabar. Dan kita ditingkatan bawah menunggu hasil keputusan DPW dan DPP seperti apa kajian dan putusan untuk menentukan siapa yang akan maju dalam pilgub Jabar 2018 mendatang," jelasnya.

M. Nuh juga mengungkapkan, nama Ahmad Syaikhu juga sangat kuat dalam Pilgub Jabar, kalau memang Ahmad Syaikhu yang terpilih maka, Ahmad Syaikhu harus maju dalam Pilgub Jabar dan meninggalkan Kota Bekasi. Tetapi kembali hasil keputusan DPP seperti apa untuk Pilgub Jabar.

"Kalau prediksi saya Ahmad Syaikhu akan lepas dari Kota Bekasi, karena memang nama beliau juga kuat dalam Pilgub Jabar, tetapi kita sampai saat ini masih menunggu keputusan. Setelah dapat keputusan maka kami di tingkat bawah akan siap dan berjuang untuk memenangkan calon yang maju dari PKS dalam Pilgub Jabar 2018," pungkasnya. ***

Muhajir
Wartawan Suara Karya
Editor : Dwi Putro Agus Asianto -
header-ad