logo

12 Tews Pada Serangan Pertama ISIS Di Iran

12 Tews Pada Serangan Pertama ISIS Di Iran

Teroris Negara Islam Irak Suriah (ISIS) menyerang Gedung Parlemen Iran dan Makam Ayatollah Khomein. Serangkan kembar di ibukota, Teheran, itu telah menewaskan setidaknya 12 orang dan melukai lebih banyak lagi.
08 June 2017 02:25 WIB

TEHERAN (Suara Karya):

Tidak jelas apakah korban tewas 12 termasuk penyerang, atau apakah korban tewas pada kedua insiden tersebut atau hanya di parlemen.

Sekitar 40 orang terluka dalam dua serangan tersebut, menurut kepala dinas darurat Pir Hossein Kolivand.

Kelompok ISIS mengkalim melakukan serangan tersebut. Itu akan menjadi yang pertama dari berbagai serangan di Iran.

Menurut lporan bbc.com,  para pejabat mengatakan bahwa kedua insiden telah berakhir dan penyerang tewas. Pengawal Revolusi Iran yang kuat menuduh Arab Saudi dan AS berada di balik serangan tersebut.

"Tindakan teroris ini, yang akan datang satu minggu setelah pertemuan presiden Amerika Serikat dengan pemimpin salah satu pemerintah reaksioner di kawasan itu (Arab Saudi) ... menunjukkan bahwa mereka terlibat dalam tindakan biadab ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Departemen luar negeri AS mengecam serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa "kebejatan terorisme tidak memiliki tempat di dunia yang beradab damai".

Presiden Hassan Rouhani mengatakan  bahwa "terorisme adalah masalah global", dan dia menyerukan "kerjasama dan persatuan regional dan internasional".

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa serangan tersebut akan "tidak berpengaruh" di negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, ISIS memperingatkan serangan lebih lanjut terhadap mayoritas Muslim Syiah Iran.


Orang-orang bersenjata  Kalashnikov memasuki parlemen pada hari Rabu pagi. Laporan mengatakan orang-orang bersenjata tersebut telah memasuki parlemen melalui pintu masuk umum, berpakaian seperti wanita.


Namun pihak berwenang Iran membantah telah terjadi situasi sandera di dalam gedung parlemen.

Pasukan keamanan mengepung parlemen, dan rekaman TV menunjukkan orang-orang, termasuk anak-anak, melarikan diri dari jendela. Media Iran kemudian melaporkan bahwa empat penyerang di dalam gedung parlemen telah dibunuh oleh pasukan keamanan.

Di makam di Teheran selatan, yang didedikasikan untuk pendiri Islamic Republic's Ayatollah Khomeini, penyerang memulai serangan mereka dengan melepaskan tembakan.

Gubernur Teheran mengatakan satu penyerang di sana telah meledakkan sebuah rompi bunuh diri dan yang lainnya telah dibunuh oleh pasukan keamanan, kata laporan penyiaran negara bagian Irib. ***

Gungde Ariwangsa SH
Wartawan Sertifikat Utama. WA: 087783358784 - HP: 082110068127.- E-mail: aagwaa@yahoo.com
Editor :